Secara bahasa Megengan berarti menahan. Seperti dalam ungkapan megeng nafas, artinya menahan nafas, megeng hawa nafsu artinya menahan hawa nafsu dan sebagainya. Di dalam konteks puasa, maka yang dimaksud adalah menahan hawa nafsu selama bulan puasa. Secara simbolik, bahwa upacara megengan berarti menjadi penanda bahwa manusia akan memasuki bulan puasa sehingga harus menahan hawa nafsu, baik yang terkait dengan makan, minum, hubungan suami istri dan nafsu lainnya.., tradisi-tradisi lokal yang baik (‘Adatun Shohihah) seperti budaya megengan dan lainnya yang tidak bertentangan bahkan selaras dengan nafas dan jiwa syari’at maka sepatutnyalah diberikan apresiasi dalam rangka mengamalkan Islam rohmatan lil ‘alamin.., Marhaban Ya Ramadhan – nyuwun ngapunten ingkang agung sedaya kalepatan njih, .‎​​​​-̶̶•-

Ya Allah jadikan kami bersyukur atas nikmat Mu , bisa berjumpa dengan Ramadhan.

Ya Allah ,jadikan Ramadhan tahun ini sebagai Ramadhan terindah dalam hidup kami sekeluarga, serta keluarga, sahabat, kawan, semuanya.

Semoga barokah sentiasa trcurah utk klg besar ҡȋțӑ..

آمِينْ… آمِينْ آميْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Mohon Maaf bilamana ada salah & khilaf, kami selama ini ({}) 17 Juni’15 – with Aufa, eko, Arsa, and Musa at Hedona Regency

View on Path

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s