PS : always be my biggest enemy ..^.^

Suamiku,
Terus terang, aku mencoba membuat surat cinta untukmu, karena ada lomba di media sosial, aku percaya engkau pasti dengan tulus menerimanya, karena engkaulah happy endingku ^.^
Sebuah surat yang coba aku sampaikan, aku percaya dengan seonggok senyum khasmu..kau membacanya, “ps: always be my biggest enemy”. begitu awal suratku, semoga tersirat sebuah harapan dan keinginan kokoh untuk senantiasa berada disampingmu, apapun kondisinya.
Dan Alhamdulillah rasanya karunia Allah mengalir terus di kehidupan kita, semakin hari semakin hanyut dalam kasih sayang Allah.

Mas Yanu-ku,
Aku masih ingat beberapa waktu yang lalu engkau pernah menceritakan salah satu do’amu..ternyata engkau sering berdo’a kalau Allah menghendaki memanggil duluan salah satu dari kita ke hadirat-Nya, engkau ingin sekali di samping diberikan khusnul khotimah juga rentang jarak untuk pemanggilan yang tidak jauh waktunya. Saat itu aku terdiam mendengarnya, juga menangis..karena akupun diam-diam memanjatkan do’a yang sama.
Suamiku, karena akupun tidak tahu kapan malaikat Izrail diutus pemilik kehidupan ini untuk memanggil hamba-Nya, aku hanya tahu Allah melalui utusan sudah mengirimkan “tanda mata” berupa beberapa helai rambut kita yang sudah mulai tidak hitam lagi. ‎
Teringat betapa alam yang akan kita tuju berikutnya adalah alam yang menjadi tanda apakah kita termasuk orang yang beruntung dengan predikat khusnul khotimah, atau justru su’ul khotimah ? Saat menulis inipun air mataku tak terbendung, ingat akan hari yang pasti akan datang kepada kita sementara kita tidak pernah tahu apakah bekal kita cukup atau tidak untuk menuju kesana.

Bapak Eky-ku,
aku juga sering membayangkan ketika tinggal ruhku yang bisa melihat jasad kaku yang sedang dipangku dan dimandikan oleh suami dan keluargaku, mereka semua sedih sementara perkataanku tidak bisa lagi didengarnya. Aku hanya bisa memandangi wajah mereka satu persatu, memohon pamit untuk menuju tempat persinggahan kehidupanku berikutnya sebelum dibangkitkan kelak di padang Makhsyar. Menuju tempat yang aku sendiri tidak tahu siapakah yang menemaniku, apakah amal baikku ataukah justru amal jelekku ? Ya Allah … mudahkanlah urusan alam barzah kami.
Suamiku,‎ siapapun di dunia ini termasuk aku tentunya ingin keluarga yang sakinah, mawadah wa rahmah itu tidak hanya berlangsung di dunia, tetapi berlanjut ke akherat kelak, Insya Allah.
Satu hal keinginanmu agar kalau Allah memanggil salah satu dari kita, sebaiknya kita lanjutkan kehidupan tanpa orang lain di sisi kita. Aku tidak bisa menjawabnya, karena itu domain-Nya Allah. Rasullullah SAW setelah istri pertamanya meninggal barulah beliau menikah lagi. Itulah takdir Allah. Bahkan kalau boleh aku mengusulkan justru seandainya Allah memanggil salah satu dari kita, setelah masa idah tentunya mari kita lakukan sholat, mintalah petunjuk kepada Allah, apakah perlu kita lanjutkan kehidupan ini dengan orang lain, ataukah kita cukup bersendirian karena umur kita yang juga sudah tidak lagi muda.

Bisa jadi kehidupan berikutnya akan menjadi berkah tersendiri ketika kita tetap bersendirian atau bisa juga dengan hadirnya orang yang ditakdirkan Allah untuk mendampingi kita menjadikan bekal akhirat kita juga semakin banyak. Wallahu a’lam. Yang jelas serahkan sepenuhnya kepada kemurahan dan keadilan Allah. Karena kita semua hidup dalam bingkai takdirnya.
Sekali lagi yang ini aku tidak bisa menjawab karena aku tidak pernah tahu takdirku. Hanya aku ikuti maunya Allah saja. ” Wallahu a’lam. Ya Allah … berkahilah kehidupan kami di dunia, di alam barzah dan di akherat kelak.‎
ps : always be my half, always be my friend, always be my biggest enemy, I love you now and then, till only the death do us apart. Our 17th moment of life today….Between good n bad, laugh n tear… We could stand side by side…. Do hope Allah SWT will protect our journey to the end…. Love u ♥b646c-original

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s