#DearAyah #SelamatHariAyah ♥

Mungkin dulu sewaktu nanda kecil, Bunda-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah nanda, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Bunda tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih kecil……
Ayah yang mengajari ananda kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Bunda bilang : “Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Bunda takut ananda manisnya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah nanda?

Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu jagoan kecilnya PASTI BISA.

Pada saat nanda menangis merengek meminta mainan yang baru, Bunda menatapmu iba.
Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah nanda, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat nanda sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang..jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Bunda yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika nanda sudah beranjak remaja….

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…

Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah

Ketika kamu menjadi dewasa….
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.
Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta mainan baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…

Tahukah nanda bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Karena Ayah  kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…

Terimakasih Ayah.., do’a kami sentiasa ;
Ya Rabb  jadikanlah Ayah indah dalam pandangan kami …

pahala setara jihad,
pahala setara syahid,
pahala setara haji dan umroh,
pahala setara ribuan tahun ibadah di malam hari,
pembebasan dari api neraka,
kebebasan memilih diantara pintu2 surga,
pahala yang mengucur tak pernah putus,

bahkan memasuki surga tanpa hisab ..

AamiinYRA, selamat hari Ayah @ekoyanuarianto ♥ 12 Nov’15
img1447285991968
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s