Rastra Sewakottama #wisatahoofdbureau

Keluarga harus  mampu menjadi benteng..,

Sentuhan terhadap ananda.., perhatian dan kasih sayang keluarga diharapkan mampu melindungi generasi penerus dari pergaulan yang membawa dampak negatif..,
Kita harus mengembalikan nilai-nilai budaya bangsa‎..sehingga menjadikan Surabaya sebagai kota metropolis yang berbudaya
Demikian sambutan dari Kapolrestabes Surabaya Bpk. Iman Sumantri pada saat membuka acara #wisatahoofdbureau pada Sabtu, 28 Mei 2016.‎
IMG_20160528_085427
Bahagia dan bangga bisa menjadi bagian dari acara yang sungguh mampu membuka wacana dan wawasan juga sugesti yang selama ini kerap menghantui.., tak perlu diragukan lagi  bahwa sesungguhnya Polisi milik masyarakat, Polisi ada karena ada masyarakat.. ♥
Dan beginilah kisahnya :
Awal acara kami berkumpul di Polrestabes Surabaya untuk mendapat pengarahan dan penjelasan, kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi gedung2 bersejarah.., dengan tentu saja mendapat kesempatan langka dan istimewa .. untuk bisa beranjangsana, mengabadikan momen2 ajaib.., dan menjalin silaturahim yang semoga mampu membawa keberkahan.. ^.^
Ada 8 gedung bersejarah juga yang masuk dalam cagar budaya yang menjadi tujuan napak tilas kami :
1. Gedung RRI Surabaya ;
 Dalam kesempatan ini rombongan #wisatahoofdbureau diterima oleh Kepala RRI Surabaya ibu Dra. Yuvita Tri Redjeki, beliau berbagi tentang peran dan keberadaan RRI Surabaya sebagai corong pemerintahan dalam memberikan informasi kepada masyarakat Jawa Timur,
dan diharapkan kegiatan #wisatahoofdbureau sebagai upaya untuk menjalin komunikasi dan sinergitas sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing dalam mengabdi kepada bangsa dan negara dalam menyampaikan berita yang bersifat membangun kepada masyarakat ‎.., terima kasih Ibu ♥ “sekali di udara tetap di udara”.

IMG_20160528_100503RRI

2. Gedung St.Louis ;
Dahulu gedung ini digunakan sebagai markas Polisi Istimewa yang dipimpin oleh M. Jasin,  dan menjadi cikal bakal brigade mobil (satuan kepolisian Brimob).
Di bagian depan St. Louis, juga merupakan lokasi peristiwa pengibaran bendera merah putih yang pertama kalinya di Surabaya, yaitu pada tgl 19 Agustus 1945.
Kini gedung yang masuk dalam daftar cagar budaya Surabaya menjadi SMA Katolik St. Louis .

 

3. Monumen Perjuangan Polisi ‎;

lokasi ini dipilih karena momentum pada 21 Agustus 1945.. barisan polisi istimewa memproklamirkan diri sebagai pasukan poilisi Republik Indonesia dipimpin Inspektur polisi tingkat I Mochammad Jasin di Surabaya, dan untuk mengenangnya didirikanlah monumen Polisi Istimewa.., yang kini lebih populer dengan “Monumen Perjuangan Polisi”.

4. Gedung Wismilak ;
Gedung ini sekarang dipakai sebagai kantor perusahaan rokok, akan tetapi dahulu dikenal sebagai Kantor Kepolisian Negara Darmo yang didirikan pada tahun 1928. Gedung yang sekarang disebut Gedung Wismilak pada jaman Jepang adalah bagian dari Asrama Polisi Istimewa atau Tokubeten Kaisatsutai.‎

Sungguh mendapat kesempatan yang istimewa, karena gedung ini tidak terbuka untuk umum, bisa menjadi saksi sejarah.. mengabadikan semua sudut ruang hingga di lantai dua.. ajaib rasanya ^.^ 

5. Gedung Don Bosco ;

Gedung Don Bosco merupakan gudang penyimpanan senjata prajurit Jepang terbesar di Surabaya, namun pada awalnya adalah sebuah panti asuhan yang berdiri di bawah naungan yayasan Don Bosco, di tempat ini, Bung Tomo menuliskan sejarah bersama tokoh Surabaya lainnya, merebut gudang senjata itu dari Jepang, untuk digunakan bertempur menggempur Sekutu.

Kini fungsi dan fasilitas gedung Don Bosco telah dikembalikan sebagaimana asalnya.. menjadi Panti Asuhan.

Ada 4 kata yang menjadi rahasia Bosco untuk menaklukkan hati anak asuhnya. Kata itu adalah “kegembiraan, kepercayaan, kesalehan dan kebebasan.” Tapi rahasia utama Bosco adalah kasih sayang yang luar biasa pada anak. Maka, di Surabaya pada 1927, didirikan yayasan Don (Bapak) Bosco yang mempunyai tujuan yang sama seperti pastor Bosco yaitu mengasuh anak-anak yang terlantar dari keluarganya. #wisatahoofdbureau *hopefully™ ♥..,

*Selanjutnya di lokasi Polsek Tegalsari dan Polsek Bubutan ( 6 dan 7) karena terbatasnya waktu.., baru sedikit kisah yang dapat diabadikan, semoga di lain kesempatan bisa beranjangsana lagi yaa ^.^

Berikut semboyan Kepolisian yang terdapat di Polsek Bubutan-Surabaya :

 “Indra Waspada Negara Rahardja ” : kepekaan indra yang luar biasa membuat negara menjadi sejahtera.. #wisatahoofdbureau

Dan lokasi pamungkas.. last but not least yaitu:

8. Polrestabes Surabaya ;

Di sinilah asal muasal kata2 Hoofdbureau bermula.., yang karena logat Jawa maka terbacalah “Hobiro” (kantor biro pusat).

Gedung Polisi ini ternyata memiliki :

“Museum aktif / hidup” , yang terbuka untuk umum setiap hari pada jam kerja.

Tidak perlu khawatir..bapak Polisi dan Ibu Polwan yang ramah dan baik ♥ akan sentiasa mempersilahkan dan mendampingi.., bisa jadi agenda liburan mendatang.., sungguh ingin sekali bisa mengajak ananda.., keluarga, kerabat untuk bisa brwisata sejarah / napak tilas.. menelusuri jejak.

мαтυя ηυωυη ingkang agung kepada semua pihak..atas trselenggaranya acara #wisatahoofdbureau ini, smg silaturahim yg terjalin membawa manfaat dan Barokah.., Aamiin YRA…. 😇

Bareng

Salam Rastra Sewakottama : “Polri adalah Abdi Utama dari pada Nusa dan Bangsa.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s