Untuk Angeline.. “maafkan jika kasih ibu sudah tidak lagi sepanjang hayat”..

Dalam rangka Hari Anak Nasional 23 Juli, komunitas blogger yang tergabung dalam wadah @KOPIkabarindo  menyambutnya dengan nonton bareng film “Untuk Angeline”.
Besar harapan kami dengan turut menggaungkan film ini sekaligus menjadi ajang kampanye dalam perlindungan terhadap anak. Agar tak ada lagi Angeline-Angeline lain yang harus kehilangan nyawa karena kekerasan.
angel1

dok. IG @untukangeline

Film yang terinspirasi dari kisah Angeline ini
bergenre. : drama
Produser. : Duke Rachmat, Niken Septikasari
Sutradara : Jito Banyu
Skenario.  : Laila Lele Nurazizah
Aktor.        : Naomi Ivo, Teuku Rifnu Wikana, Hans De Kraker, Seto Mulyadi, Kinaryosih, Paramitha Rusadi, Roweina Umboh, Dewi Hughes.
Rumah Produksi : Citra Visual Cinema
IMG_20160728_102919_edit

dok. fb @UntukAngline

Cerita di film “Untuk Angeline”  :

Diawali kisah seorang perempuan desa Samidah yang sedang mengandung bayinya dengan kondisi ekonomi rumah tangga yang serba pas-pasan.

Pada saat melahirkan anak perempuan yang cantik.. Samidah dan suami (Santo) tak sanggup melunasi biaya administrasi rumah sakit.

Sebetulnya Samidah sudah menyarankan untuk menjual motor tetapi Santo menolak dengan dalih motor sebagai sarana pekerjaannya. Santo pun berusaha mencari jalan pintas, bertemu dengan keluarga kaya yang bersedia membantu melunasi biaya persalinan dengan syarat : keluarga kaya ini  boleh mengadopsi, tetapi Samidah – Santo hanya boleh bertemu kembali ketika bayi cantik yang kemudian hari diberi nama Angeline..genap berusia 18 tahun.., –

Pasangan yang mengadopsi Angeline adalah : John (warga negara asing) dan Terry yang memiliki anak laki-laki bernama Kevin.

Ketika berusia 5 tahun, John – ayah angkat Angeline meninggal karena serangan jantung. Kebahagian Angeline pupus sirna seketika,   Angeline diperlakukan tidak adil dan selalu mendapat tindak kekerasan oleh Terry dan Kevin. Bertahun-tahun gadis kecil itu mengalami hal buruk atas perlakuan ibu dan saudara tirinya sampai akhirnya tersebar berita kehilangan Angeline.

Kisah di sisi Samidah :  setelah sekian tahun bekerja di luar kota, ia memutuskan untuk pulang ke Bali dengan harapan bisa bertemu dengan Angeline.

Namun Samidah justru mendapati Santo telah menikah dengan wanita lain,-  sungguh tragedi yang tak mampu dibayangkan para istri.

Pada saat mendengar berita hilangnya Angeline.., Samidah dan Santo turut berupaya untuk mencari keberadaan buah hati mereka.., tetapi sia-sia .., Samidah histeris dan menyesal, saat ia mendapat kabar bahwa Angeline ditemukan meninggal. Angeline kecil.. bayi yang dilahirkannya, tidak sempat mengenal Samidah sebagai ibunya.

 

 

CoAxWWHUMAAsc16

dok. IG @untukangeline

Kisah tragis Angelina yang hingga kini sidangnya masih belum “ketok palu”, menjadi momen yang sangat penting..bagi para orang tua, guru, dan pemerhati dunia anak, karena menjadi kasus tragedi kemanusiaan yang mampu menjadi pengingat dan menggugah hati nurani kita bahwa  kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun  di dunia ini, khususnya di Indonesia.. masih sangat dekat dalam hidup keseharian kita.
angel2

dok.  21cineplex

Jadi jangan sampai ketinggalan yaa.. saksikan kisah lengkapnya di bioskop kesayangan, khusus di Surabaya-Jawa Timur : film “Untuk Angeline” tayang di Tunjungan 21.
#untukangeline
#untukangelinemovie
#stopchildabuse
#kopiers
#kopierssurabaya
Advertisements

2 responses to “Untuk Angeline.. “maafkan jika kasih ibu sudah tidak lagi sepanjang hayat”..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s