The Future Is Now, Pondasi Untuk Generasi Digital Mulai Dari Rumah..

Bahagia adalah ketika nikmatNya senantiasa kita syukuri, apapun itu. Berprasangka baik selalu pada Sang Khalik, pemilik hidup dan kehidupan ini

(Vivid F. Argarini)

 

Setelah di rumah dan di sekolah pendidikan via media digital adalah tempat berikutnya untuk kita belajar dan berkomunikasi.., terlebih di jaman serba teknologi yang konon katanya jaman “cyber”, jaman dimana lirik lagu

“ada anak bertanya pada bapaknya” sudah bisa tergantikan menjadi “ada anak bertanya pada mbah google” :))

vi9.jpg

Dengan mudahnya semua materi bisa kita akses, mulai dari “a” hingga “z” lengkap tersedia di internet / media sosial. Materi belajar pun kini mulai beralih melalui internet online, maupun CD dan flashdisk.

vi8

Walaupun informasi dan ilmu yang bisa diunduh dari internet sangat lengkap, terkadang membuat kegiatan belajar menjadi bertambah seru dan bahkan menjadi kebanggaan para orang tua juga guru;

“saya tak pernah ajari lho, anak saya.. dia bisa bikin presentasi sendiri, dari internet belajarnya”,

tetapi perlu diingat bahwa informasi ini sangat bebas dan tidak tersaring., sungguh bimbingan dan pendampingan masih harus dilakukan, karena tindakan mencegah akan lebih baik daripada mengobati

Sebagai ajang berbagi dan diskusi para orang tua tentang kiat-kiat berkomunikasi dengan anak di era cyber, Intiland “The Future is Now” yang merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia, menghadirkan talkshow membahas :
“Becoming a Cyber Savvy Parents, Mendidik Generasi Digital Mulai Dari Rumah”, . 

Bagaimana berkomunikasi yang tepat antara orang tua dengan anak-anak yang merupakan Generation Z, generasi yang dibesarkan di masa telah berkembang pesatnya dunia digital.

vi7

Vivid F. Argarini; “young motivator, media and communication expert, juga sang education counselorr, hadir menjadi pembicara dalam talkshow yang digelar Intiland, Sabtu, 13 Agustus 2016 ‎di Ciputra World, Surabaya.

 

  • *Letakkan Pondasi :

– Akademis (IQ), Attitude (EQ), Advertisy Quotient (AQ).

vi6

Generasi Z saat ini yang kesehariaannya memiliki ketergantungan berlebihan terhadap peralatan canggih, sangat mengandalkan gadget (smartphone, komputer, game),

kecerdasan Intelektual (IQ; intelligence quotient) mereka mungkin akan berkembang baik,

tetapi dampak negatif yang ditimbulkan juga sangat memprihatinkan.

Selain kecerdasan emosional intelligence  (EQ; emotial quotient) jadi tumpul, mereka cenderung kurang komunikasi dengan lingkungan sosial, bersikap individualis, dan cenderung menginginkan hasil yang serba cepat, serba instan, dan serba mudah.

Ada unsur lain yang yang memiliki pengaruh besar bagi generasi Z; yaitu kecerdasan adver-sitas (AQ; adversity quotient).

Adversity quotient berkaitan dengan kemampuan untuk tetap tenang dan sabar, serta kemampuan yang tangguh dalam menghadapi kesulitan dengan kepala dingin, tanpa terbawa emosi, dapat mencari alternatif solusi masalah.

 

vi5

Memang mustahil melarang anak2 untuk berakrab2 dengan gandget tetapi pada saat memberikan ijin, orangtua wajib memberikan batasan., juga menyesuaikan dengan tingkat usia, dan jangan pernah lelah untuk menjelaskan tentang keuntungan dan kerugian menggunakan berbagai media digital tadi, pembatasan penggunaannya seperti apa, serta persyaratan yang disepakati bersama.

vi4

Menumbuhkan kebersamaan dengan anak, menjadi salah satu cara bagi kita para orang tua untuk menciptakan suasana yang hangat dalam keluarga sehingga anak menjadi pribadi yang peduli, dan senang bersosialisasi dengan orang lain.

‎Berikan batasan waktu, jangan membiarkan anak berlarut-larut dalam kesendirian dan terlalu akrab dengan gadget-nya.

Anak2 distimulasi secara seimbang dengan melibatkan  dalam kegiatan keseharian; seperti seni, melukis, menari, musik , olah raga, juga beribadah.

 

Attitude, sopan santun, unggah ungguh, nilai-nilai moral dan etika tidak kalah  pentingnya untuk kita ajarkan dan terapkan dalam mendidik generasi digital mulai dari rumah.

Sapaan salam, budaya antri, mengucapkan terima kasih, permisi “ndherek langkung” yang sepintas terlihat sepele tetapi merupakan pondasi kuat, bekal untuk masa depan generasi Z.

 

vi1

dok. IG @vividfitriargarini

Jadi marilah kita hidup untuk saling menguatkan.., apapun istilah generasinya.

Terimakasih teruntuk мϐä Vivid F. Argarini, salam salute, kagum, bangga, juga tentu saja turut mendo’akan semoga lebih banyak tokoh dan motivator yang terus bertumbuh dengan menyampaikan berjuta kebaikan, menyebarkan kedamaian, menjadi panutan yang sekaligus menjadi penolong.., juga penyemangat bahwa.. belajar tidak selalu melulu identik dengan sekolah tetapi dengan dimulai dari rumah.

 

vi12

#hopefully

#bundabelajar

#thefutureisnow

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s