7 Tanya Teruntuk #KorbanBlogger

Malam Takbiran ; 11.9.16

Bahagia sederhana ini pun nyata, ketika gema takbir dan tahmid berkumandang.. menjelang hari raya Idul Adha 1437 H menjadi pelengkap kegembiraan yang menyelip tatkala sedang meramaikan tantangan sahabat dumay pada edisi #korbanblogger. Semoga bahagia kali ini adalah ungkapan kerinduan yang muncul tatkala saling menelusuri jejak dan menjawab tanya yang ada.
Rangkaian kata terimakasih.. мαтυя ηυωυη teruntuk мϐä Avy yang sudah menggandeng, -* untuk menjadi korban yang berbahagia.., sesuatu yaa ^.^

Alkisah.. ceritanya, edisi #korbanblogger kali ini harus menjawab 7 (tujuh) pertanyaan yang digulirkan, kok ya pas angka 7 – percayalah “7” menjadi salah satu angka favorit, jadi bertambah ⓢ⒠ⓜ⒜ⓝ⒢ⓐ⒯ ♡ untuk meramaikan kisah ini :))

Adapun 7 (tujuh) tanya teruntuk #korbanblogger.. adalah.. (boleh buka buku lho jawabnya #eehh) :

[1] Siapakan nama guru Sekolah Dasar mu yang teringat pertama kali dan ceritakan kenangan asik dengan beliau.

Bp. Sofan Fariesta Hasani .. almarhum ; Terimakasih teruntuk semua ilmu dan bimbingan, Al Fatihah untuk beliau.

pk-sofan

dok.fb alm. Bp. Sofan Fariesta Hasani

Alm. Bp. Sofan adalah seorang guru kesenian di SD Muhammadiyah 24, Rawamangun, Jakarta Timur.
Beliau mengajarkan sebuah lagu – terjemah dari do’a Iftitah.., syair dan liriknya sentiasa mampu menjadi pengingat dan masih terkenang hingga kini, :
“Ya Allah, jauhkan diri hamba dari dosa dan nodanya sukma laksana jauhnya timur dan barat agar ku tak akan tersesat,
Ya Allah, bersihkan diri hamba dari dosa dan nodanya hati laksana bersihnya kain terputih tak senila pun berdaki..
Jadikanlah air hujan dan salju untuk menghapus segala dosaku.,
Ya Tuhan-ku abadikan iman-ku agar ku selalu mengingat namamu.”

Semoga almarhum Bp. Sofan bahagia di Syurga Allah..,
Aamiin YRA….

[2] Siapakah teman SMP mu yang teringat pertama kali, dimana lokasinya (gak perlu dipastikan pakai GPS) dan apa sih keistimewaannya?

Teman SMP yang teringat pertama kali adalah; lebih dari satu nama sebetulnya, kami yang kembali dipertemukan melalui dunia maya /dumay (facebook).. mampu menyambung tali silaturahim walaupun belum berjumpa di dunia nyata.
Kalaupun harus ada satu nama yang disebutkan dia adalah Vitriandiny.., dia adalah sahabat sekaligus adik tersayang (kandung) di SMP Muhammadiyah Purworejo, hehehe tidak boleh diprotes ya.., ini bukan rekayasa lho, memang kami kakak beradik selalu berbarengan sekolah sejak di bangku Taman Kanak2 (TK), dan kami mulai terpisah ketika memasuki jenjang SLTA.

vitri

teman SMP ; Vitriandiny

Menjadi istimewa karena selain sebagai sahabat dan adik, tentu saja karena hingga kini jalinan silaturahim kami mampu menguatkan dan menjadi pengingat juga saling menjaga dan mendo’akan di kala kami jauh..terpisah oleh jarak dan waktu.. Jakarta – Sidoarjo.
Terakhir kami dipertemukan pada saat hari raya Idul Fitri 1437 H – tanggal 6-7 Juli 2016.
Till we meet again my dear sista.. ♥

[3] Apakah kuliner di luar kotamu yang teringat pertama kali, dimana lokasinya (nggak perlu dipastikan pakai GPS) dan apa sih keistimewaannya?

“Soto Betawi Hj. Husein” – Manggarai, Jakarta Selatan.., tuh kan jadi tambah kangen.. ^.^
Rasa bintang lima.. harga kaki lima, walaupun lokasi nya yang sederhana tetapi antrian-nya semacam menguji kesabaran dan butuh perjuangan untuk dapat kursi. Selain rasanya yang memang enak dan bikin candu, sensasi berdesakan-nya juga membuat Soto Betawi Hj. Husein ini layak mendapat predikat “Istimewa”.

[4] Pernah baca koran edisi cetak dalam sebulan terakhir ini? Kalau pernah, apa nama korannya dan dimana sih mbacanya (pinggir jalan, angkot, perpustakaan, dll?)

Hmm.. harus koran kah? Boleh edisi cetak lain kah? Buku bolehkah? – edisi “menawar mode on” ceritanya :))
Hiks, lebih dari satu bulan.., mungkin kira-kira sudah hampir 2 – bulan ini sudah tidak membaca koran edisi cetak, tergantikan oleh edisi online. Kalaupun membaca koran edisi cetak, biasanya di tempat service kendaraan, ataupun pada saat menunggu antrian di rumah sakit, ‎semoga diampuni ya.

[5] Jika kamu sempatkan meletakkan gadgetmu, kemudian melihat sekelilingmu di tempat umum. Apakah kamu melihat keberagaman (manusia) yang ada? Apapun jawabannya, maka apakah yang ada dibenakmu melihat hal ini?

Jika yang dimaksud tempat umum ini seperti halnya : restaurant, mal, tempat wisata, dan yang setipe.., memang tidak bisa dipungkiri betapa gadget telah berhasil menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.., dan jujur kami pribadi pun menjadi salah satu tipe yang sangat bergantung dengan keberadaan-nya, gadget sudah menjadi kebutuhan utama di samping pangan, sandang dan papan, betapa fenomena yang tidak bisa dihindari.
Teknologi gadget yang laksana pisau bermata dua, dikarenakan ada sisi positif dan negatif dari penggunaannya, so sahabat yang baik.. marilah kita bijaksana dan mampu membatasi waktu dalam penggunaan gadget, semoga bisa mengantarkan kita ke arah yang lebih baik, bisa memudahkan hidup kita, bermanfaat dan membuat kita semakin cerdas, jangan sampai mengganggu waktu berharga bersama keluarga dan sahabat.. itu.. (ala – ala pk MT ya.. #eeaa)

[6] Apakah angkutan umum terakhir yang kamu naiki? Asik nggak sih perjalananmu?

Nah.., baru satu hari yang lalu kami menggunakan angkutan umum “burung biru” – mobil dengan argo yang mengantar kami dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
Perjalanan terasa asik karena selain nyaman oleh dinginnya penyejuk, bapak supirnya juga ramah ditambah kami bisa ber-wefie.., oh iya sang burung biru kini sudah tidak memberlakukan tarif minimal, tentu saja ini menjadi salah satu kiat untuk menghadapi persaingan bisnis di tengah maraknya pesanan angkutan umum secara online.
Semoga ya.. sentiasa santun dan postif dalam berkompetisi, percayalah Gusti Allah mboten sare, rejeki tidak akan tertukar.., tetap semangat.

[7] Apakah pagi ini kamu sempat melihat matahari terbit? Kenapa?

Puji syukur..posisi rumah kami yang terletak menghadap ke arah timur, arah terbitnya matahari .. mampu melukis pagi kami dengan cahaya Syurga.., tetapi pagi ini bertepatan dengan hari Minggu.., hari libur, hari yang membuat kami merdeka, hari yang mengijinkan kami untuk bisa kembali menarik selimut setelah memenuhi kewajiban 2 rakaat, membuat kami terlena.. tidak bisa menjadi saksi terbitnya Sang Fajar..kami baru bangkit dari peraduan ketika matahari sudah bersinar terang..benderang, dan ketika ada suara berbisik..menyapa “Bun.. laper”.. :))

So.. sahabat yang baik..,

Demikian tantangan #korbanblogger ini kami tunaikan dengan segenap rasa, campur-campur, ada sedih, bahagia, penyesalan, harapan, juga do’a.., teruntuk semua sahabat blogger yang telah hadir dan mewarnai hari juga mengisi lembaran cerita yang tidak hanya terjalin di dunia maya tetapi juga di dunia nyata. ^.^

Dalam setiap doa yang tertutur..dalam setiap sujud panjang kami.., terimakasih.., semoga silaturahim sentiasa manfaat, barokah, dan semoga bisa dipertemukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, Aamiin YRA….

Selamat Hari Raya Idul Adha 1437H.. ♥
Mohon Maaf Lahir Batin

Advertisements

6 responses to “7 Tanya Teruntuk #KorbanBlogger

  1. Hiks aku sp prembik2 мϐä.., ketika mengenang guru sd, terus habis itu.. jadi langsung pengen ke Jkt.. tetiba kangen sama kuliner nya, duuh sukses membolak-balik rasa ini мϐä.. ♥

    мαтυя ηυωυη njih.. мϐä sayang ^.^

    • Siap, iya мϐä walaupun judul nya berganti2 tp tetap pada “memori”.. dan nostalgia.., smg banyak berkah dari silaturahim yg terus sambung menyanbung ini.., Aamiin YRA…. 😇

      ·♡ τнäиκ чöü ·♡ yaa ♥

  2. Baru baca hehe..
    makasi udah jadi teman pertama yang di ingat sista.. love you to the moon and back 🤗

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s