#KorbanBlogger; Dari Keripik Bawang hingga Bis Patas

Tergopoh-gopoh saya menuju lift sambil terus mengecek smartphone, membalas chat seorang kakakyang 5 menit sebelumnya mengabarkan kalau beliau sudah di lobby, menunggu saya. Jarak lantai 5 menuju lobby memang  hanya butuh waktu kurang dari 10 menit, tapi tetap saja terasa lama karena bahkan sejak sepuluh hari sebelum hari itu kami sudah janjian untuk bertemu. Itu adalah pertemuan ke sekian kami yang unik, karena mayoritas pertemuan kami adalah di event. Entah gathering blogger, wisata bersama, dan seterusnya.

Hari itu saya sedang berada di sebuah apartment di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, si Mbak sudah menyambut hangat ketika saya keluar dari lift. Kami mengobrol kesana kemari, masih di lobby, mbak berwajah teduh itu tak lupa membawa beragam buah tangan. Selalu begitu, di hampir setiap pertemuan, saya bagi beliau tetap saja adik kecilnya yang tak pernah absen diberikan ini itu, sepertinya. Selalu gupuh membawa apapapun, yang semuanya selalu memang hal-hal kesukaan saya. Entah buku…

View original post 1,128 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s