Peringati Hari AIDS 2016 Dengan TOP dan GERMAS, Menuju Indonesia Sehat

Hadir pada acara “Temu Blogger Kesehatan” yang diselenggarakan oleh Kementrian Kesehatan RI sekaligus dalam rangka mengkampanyekan Hari AIDS Sedunia tahun 2016, dengan tema Nasional ;

 “Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”

adapun ‘getting to zero’ menjadi tema Hari AIDS internasional yang bertujuan untuk mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030 (END AIDS BY 2030).

‎ ‎

km13

peringati hari AIDS 2016 dengan TOP dan GERMAS, Menuju Indonesia Sehat

Pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS sungguh harus menjadi perhatian dan dilakukan bersama-sama oleh pemerintah bersama dengan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai hasil yang sesuai dengan harapan.

Untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak, hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan tes HIV.

Namun, yang menjadi kendala banyak masyarakat yang belum sadar untuk melakukan pemeriksaan/tes, bahkan masyarakat yang sudah sadar pun ada yang tidak mau melakukan tes, karena khawatir akan pandangan negatif masyarakat.

“Temu Blogger Kesehatan” ; Menuju Indonesia Sehat yang dilaksanakan pada:

Kamis – 1 Desember 2016, bertempat di Hotel Tunjungan, Jl. Tunjungan 102-104 Ruang Mawar Lt. 2, mengajak masyarakat untuk tidak perlu takut dalam bersosialisasi kepada ODHA (orang dengan HIV/AIDS) juga melakukan tes HIV/AIDS.

km2

dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes

 

Pada kesempatan ini ibu dr. Wiendra Waworuntu, M. Kes , selaku Direktur P2PML Kemenkes RI, menyampaikan perihal “Situasi Epidemi HIV/AIDS Nasional Dan Kebijakan Program Pencegahan Pengendalian HIV/AIDS”.

Kampanye Peduli HIV/AIDS yang dilakukan saat ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS, menggerakkan peran serta aktif masyarakat secara luas dalam upaya pencegahan penularan HIV, menumbuhkan kesadaran tentang perlunya tes HIV untuk semua orang, serta menghilangkan stigma untuk ODHA.

km3

Kampanye Peduli HIV/AIDS dikenalkan melalui slogan TOP yaitu,

  • T; temukan orang dengan HIV/AIDS (ODHA),
  • O; obati dengan antiretroviral (ARV),
  • P; pertahankan kualitas hidup ODHA.

lebih lanjut Ibu Wiendra memaparkan ;

HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit.‎

Meski belum ada obat untuk sepenuhnya menghilangkan HIV, tapi langkah yang ada saat ini cukup efektif, selain mengkonsumsi obat yang dikenal dengan nama antiretroviral (ARV) yang berfungsi menghambat virus dalam merusak sistem kekebalan tubuh, menjalani pola hidup sehat juga bisa memperpanjang usia hidup penderita HIV.

HIV bisa ditemukan di dalam cairan tubuh dari orang yang terinfeksi. Cairan yang dimaksud adalah cairan sperma, cairan vagina, cairan anus, darah, dan ASI.

HIV tidak bisa menyebar melalui keringat atau urine.

Berikut ini adalah beberapa cara penyebaran HIV lainnya:

  • Penularan dari ibu kepada bayi pada masa kehamilan, ketika melahirkan atau menyusui.
  • Melalui seks oral, hubungan seks yang tidak aman (LGBT).‎
  • Pemakaian alat bantu seks secara bersama-sama atau bergantian.
  • Melalui transfusi darah dari orang yang terinfeksi.
  • Memakai jarum, suntikan, dan perlengkapan menyuntik lain yang sudah terkontaminasi, misalnya spon dan kain pembersihnya.

Jika tidak ditangani, HIV akan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi.

Dengan kondisi ini, penderita HIV akan lebih mudah terserang penyakit serius.

Tahap akhir ini lebih dikenal sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). 
Sungguh diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam:

(1) berperilaku hidup sehat;

(2) mengatasi masalah kesehatan secara mandiri;

(3) berperan aktif dalam pembangunan kesehatan; serta

(4) menjadi penggerak dalam pembangunan berwawasan kesehatan.

km12

drg. Oskar Permadi MPN

Selanjutnya Bp. drg. Oskar Permadi MPN, ‎ Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat – Kemenkes RI ;

berbagi mengenai Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) :

Saat ini, Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa beban ganda penyakit.

Perubahan gaya hidup masyarakat ditengarai menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi) dalam 30 tahun terakhir.

km11

Pada era 1990-an, penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular seperti Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), Tuberkulosis (TBC), dan Diare.

km10

Namun sejak 2010, penyakit tidak menular (PTM) seperti Stroke, Jantung, dan Kencing manis memiliki proposi lebih besar di pelayanan kesehatan. Pergeseran pola penyakit ini mengakibatkan beban pada pembiayaan kesehatan negara.

km9
Pencanangan GERMAS  yang diprakarsai oleh Presiden RI ini bertujuan untuk:

  • Menurunkan beban penyakit;
  • Menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk; dan
  • Menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena meningkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan.

km8

Pelaksanaan GERMAS diharapkan dapat dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat dan pemerintahan dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan untuk mewujudkan perilaku sehat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup

 

adapun gerakan masyarakat hidup sehat meliputi kegiatan:,

  1. Melakukan aktifitas fisik,
  2. Mengonsumsi sayur dan buah,
  3. Tidak merokok,
  4. Tidak mengonsumsi alkohol,
  5. Memeriksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit,
  6. Membersihkan lingkungan, dan
  7. Menggunakan jamban.

 

Pada Temu Blogger Kesehatan juga hadir Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur yang diwakili oleh drg. Ansarul Fahruda, selaku Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Masalah Kesehatan (P2MK);

km5

drg. Ansarul Fahruda

Pak Ansarul menyampaikan; Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan penemuan kasus HIV yang tinggi, bersama dengan provinsi DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

DinKes Jawa Timur mencatat sebanyak 36.881 orang yang terinfeksi HIV di Jatim hingga periode pelaporan Bulan September 2016.

Di satu sisi memang terlihat negatif karena diketahui banyak ditemukan kasus HIV di Jatim, namun di sisi lain temuan tersebut kedepannya diharapkan membawa dampak yang positif, agar ODHA bisa melakukan pengobatan dan memiliki gaya hidup yang sehat juga tidak menularkan penyakitnya ke orang lain.

Dinas Kesehatan Provinsi menargetkan Jawa Timur zero kasus penyebaran HIV/AIDS pada tahun 2020.

Ada tiga zero yang ingin dicapai dalam kegiatan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Jawa Timur, yaitu:

  1. zero penularan HIV/AIDS,
  2. zero kematian akibat penyakit yang berhubungan dengan HIV/AIDS, dan
  3. zero stigma HIV/AIDS bagi ODHA.

 

km14

Farid Hafifi

Sesi terakhir Kampanye Hari AIDS Sedunia ini menghadirkan Farid Hafifi dari Yayasan Mahameru Surabaya, yayasan yang bergiat dalam pendampingan ODHA.

Mas Farid menjelaskan ; sangat tidak mudah jika menjadi seorang pendamping ODHA, karena tanpa dibekali cara yang benar pasien ODHA justru bisa stres dan bahkan marah kepada sang pendamping,
Seorang pendamping juga harus memahami kode etik pendamping, diantaranya :

  • jangan meminjamkan barang dan atau memberikan uang kepada pasien ODHA.
  • jangan membiarkan maupun mengijinkan pasien ODHA menginap di rumah sang pendamping,
  • sang pendamping tidak diperkenankan berbagi obat,
  • dilarang keras berhubungan seks dengan pasien ODHA, dan
  • dilarang menggunakan obat-obatan (jarum suntik) maupun minuman berakohol bersama-sama.

Lalu untuk mereka yang baru mengetahui terkena status positif HIV jangan putus asa, dunia belum berakhir. Cari informasi soal HIV dan segera melapor baik ke puskesmas atau lembaga swadaya masyarakat terdekat. Ada banyak kisah ODHA yang mampu bertahan, bisa menikah, melahirkan, menyusui dengan kondisi anak yang sehat tidak tertular.

Tuhan Sang Maha Penolong, perbanyak ibadah dan do’a juga ikhtiar untuk berobat atau terapi,  manusia dan obat hanya perantara untuk menyembuhkan. Mari kita terus memberikan semangat, stop diskriminasi, jauhi sakitnya bukan orangnya.

Semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk menjalani hidup kedepan lebih indah, sentiasa kita beri dukungan semangat hidup untuk ODHA ; orang dengan HIV/AIDS

“Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV”

km4
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi :‎

Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567,

SMS 081281562620,

faksimili (021)5223002, dan

email kontak@kemkes.go.id.

km15

dok. mba Elisa Koraag ; temu blogger kesehatan 

km1

foto bersama narasumber dan blogger pemenang  livetweet, selamat ^.^

Advertisements

16 responses to “Peringati Hari AIDS 2016 Dengan TOP dan GERMAS, Menuju Indonesia Sehat

    • aku malah ada kerabat jauh yg odha мϐä, sedih bgts. andai saja yaa bisa membantu lebih.., tp smg dgn do’a bisa menjadi perisai selain ikhtiar dan ⓢ⒠ⓜ⒜ⓝ⒢ⓐ⒯ ♡

  1. Dengan kesadaran menjaga pola kehidupan sehat dan rutin pemeriksaan, moga mampu menekan angka penderita nantinya mbak. Begitu juda penderita, semoga mereka makin sadar pentingnya sesegera mungkin berobat.

    Ulasan yang menambah wasan mbak 😉

    • Aamiin YRA…. 😇

      Terkadang sudah sadar mas.., paham betul teorinya, tp untuk mem-praktek-annya ini yg beraaattt.. :))

      Semoga ya sentiasa dimampukan, menuju pribadi yg lebih sehat.., Aamiin YRA…. 😇

  2. Yuk Germas, Yuuuk..
    *Ngomong doang sih gampang, prakteknya amit-amiiit… Enakan tidur, deh! *Ups!** Haha

  3. germas dan gemes itu hampir sama ya mbak mita hehehe

    mulai hari ini, hrs peduli lingkungan dan kesehatan ya mbak
    soalnya gaya hidup bisa mempengaruhi juga

    • Njih leres мϐä Dyah, masih susah menghilangkan stigma negatif, pdhal ODHA saat ini sekilas sdh tdk bisa dinilai dari penampilan, semoga saja harapan dan do’a sentiasa tercurah utk kita semua.., Aamiin YRA…. 😇

  4. Suiip untk bu mita…sukses selalu ya bun,semoga kita semua diberi kesehatan selalu oleh Alloh agar menjadi pribadi yg senantiasa bermanfaat…Aamiin…

    • Aamiin YRA…. 😇

      мαтυя ηυωυη sanget Bu Lurah, ngapunten katah njih sakniki dereng saget gabung malih dateng kegiatan di PKK Desa / Kecamatan, mugi2 ada jodoh dan kesemlatan utk bisa sambung silaturahim malih.., salam Barokallah ♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s