Pembuatan Paspor Anak Melalui Antrian Paspor Online Di Surabaya

Mengurus pembuatan Paspor anak melalui jalur antrian Paspor Online tanpa perantara, merupakan pengalaman pertama yang kami jalani pada hari Senin, tanggal 5 Maret 2018,
bertempat di : Kantor Imigrasi Surabaya, Juanda.

Walaupun awalnya ada rasa khawatir, cemas, apakah bisa dengan sekali kedatangan? tetapi puji syukur prosesnya sangat lancar, mulai dari pendaftaran online, hadir untuk wawancara, rekam foto dan sidik jari, hingga pembayaran dengan biaya Rp 355.000 (tiga ratus lima puluh lima ribu rupiah) saja.

 

Pendaftaran Jadwal Antrian Online

Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengunduh aplikasi “Antrian Paspor” melalui playstore, dengan signal kuat dari IM3Ooredoo, kami berhasil mengunduh dalam tempo yang sangat cepat dan lancar.

 

20180305_184722.png

Kemudian kami mendaftar dengan membuat akun baru sesuai alamat email dan data pribadi.

 

20180305_185058.png

Sebelum log in kami harus mendaftar/membuat akun baru, kemudian verifikasi akun baru melalui email yang telah dikirimkan ke alamat email, karena jika belum diverifikasi, proses selanjutnya tidak akan bisa berjalan.

 

20180305_201459.jpg

Dengan berbekal akun baru, kami berhasil log in dan kami memilih lokasi kantor Imigrasi terdekat dan terjangkau jaraknya, kemudian memilih tanggal, juga memilih waktunya pagi atau siang untuk jadwal kedatangan di Kantor Imigrasi.

Kami pun memilih Kantor Imigrasi Surabaya – Juanda, karena di lokasi yang lain kuota telah habis.

20180305_184750.png

 

 

20180305_103136.png

 

Dalam pemilihan tanggal : diperlukan ketelitian dan kalau boleh dibilang “keberuntungan”, karena untuk bisa mendapatkan tanggal yang masih tersedia (yang bertanda hitam) harus melalui beberapa kali log in (klik berulang kali). Tanggal dengan tinta berwarna hitam ini menandakan masih tersedia kuota, dan kami berhasil mendapatkannya.., rejeki sangat ^.^

Jadi .. sabar dan terus ikhtiar diiringi do’a tentunya.. ya.

20180305_103038

 

Jika tanggal dan waktu yang dipilih telah sesuai, selanjutnya masukkan data yang akan membuat paspor : sesuai data di Kartu Keluarga / Akte Kelahiran.

20180305_190104.png

 

Terakhir jadwal yang telah didapat, dicetak pada lembar kertas ukuran A4, untuk nantinya dibawa dan ditunjukkan pada petugas Imigrasi.

 

20180305_190549.png

20180305_103727.png

 

 

Dokumen Yang Diperlukan

 

Dokumen yang diperlukan sebagai kelengkapan persyaratan pembuatan paspor anak adalah:

  • KTP kedua orang tua yang masih berlaku.
  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta kelahiran.
  • Buku nikah orang tua atau akta perkawinan.
  • Paspor kedua orang tua yang masih berlaku.
  • Materai Rp 6.000 2 lembar.

Semua dokumen difotocopy dengan ukuran A4, adapun dokumen aslinya dibawa untuk nantinya ditunjukkan pada saat pemeriksaan kelengkapan dokumen.

20180305_074923.jpg

 

 

Kedatangan Di Kantor Imigrasi

 

Kami datang sesuai jadwal yang telah kami dapat pada saat pendaftaran antrian paspor online, walaupun sudah ada keterangan diharapkan datang 15 menit sebelum waktu yang telah ditentukan tapi karena pengalaman pertama kami datang lebih cepat.
Tepat pukul 07.30 wib pagi, yang ternyata masih ada kegiatan upacara Hari Senin pagi, sehinga kami menunggu kurang lebih 30 menit sampai pintu gerbang kantor Imigrasi dibuka.

 

20180305_110331.jpg

Kami sempat bertanya2 ketika petugas menarik biaya parkir Rp 10.000 (mobil), dan setelah mendapat penjelasan kalau hal ini sudah menjadi ketentuan instansi (angakatan laut), kami pun legowo membayar tarif parkirnya.
Lokasi parkir berada di lapangan Albatros berjarak kurang lebih 300 m dari kantor Imigrasi.

 

20180305_105726.jpg

Pada saat memasuki kantor Imigrasi, petugas menanyakan apakah sudah mendaftar online, dan setelah kami tunjukkan jadwal yang telah dicetak, kami diarahkan menuju ruang pelayanan.

20180305_110404

 

Ruang tunggu antrian untuk pengambilan formulir kelengkapan paapor berada di ruang terbuka, dengan situasi yang kurang nyaman, kami sangat berharap semoga kedepannya bisa lebih ditingkatkan.

20180305_074734

 

Bersyukur karena tidak perlu menunggu terlalu lama, kami pun dipanggil dan mendapatkan ;
– formulir kelengkapan data pribadi,
– surat pernyataan orang tua,
– surat pernyataan pribadi.

Pengisian formulir kami lalui dengan lancar dan kami lengkapi dengan materai juga lampiran dokumen fotocopy.

20180305_210610

Untuk yang terlupa membeli materai dan atau fotocopy, tersedia di dekat kantin kantor Imigrasi, adapun map resmi berwarna kuning telah disediakan dari Kantor Imigrasi gratis, jadi tidak perlu membeli map khusus.

 

 

Proses Wawancara, Foto, Rekam Sidik Jari

 

Formulir yang telah diisi lengkap akan diperiksa oleh petugas berwenang, kemudian jika memang sudah sesuai, akan mendapat nomer antrian untuk proses wawancara, foto, dan rekam sidik jari.

20180305_215339.jpg

 

 

Selanjutnya kami dipersilahkan masuk dan naik ke lantai 2 (dua) melalui tangga. Kami tidak melihat adanya lift atau akses untuk penyandang berkebutuhan khusus atau mungkin ada di bagian belakang ya.., semoga.

Ruang yang berada di lantai 2 (dua) ini sangat nyaman, tersedia 11 meja untuk pelaksanaan wawancara, tetapi kami tidak diperkenankan untuk mengambil gambar, dan memang tercantum jelas dilarang menggunakan alat komunikasi.

 

20180305_212309.jpg

 

 

Untuk pembuatan paspor biasa ini kami diarahkan mengisi pilihan yang 48 halaman, karena untuk yang 24 halaman umumnya untuk TKI (Tenaga Kerja Indonesia).

Proses wawancara, foto, dan sidik jari kami jalani dengan lancar, selanjutnya kami mendapat “Bukti Pengesahan Negara” untuk kami bawa ke Bank atau Kantor Pos untuk dilakukan pembayaran biaya Paspor.

 

Pembayaran Biaya Paspor

Kami memilih melakukan pembayaran biaya paspor di Kantor Pos Keliling yang dibuka mulai pukul 09.00 wib pagi.

Lokasi mobil Kantor Pos Keliling yang parkir di lokasi antor Imigrasi sangat memudahkan, di sini kami sangat bersyukur.

 

20180305_090640.jpg

 

Dengan biaya Rp 355.000,- kami pun melunasinya dan mendapat kwitansi / tanda bukti lunas.

Lagi- lagi kami sungguh terbantu, karena dari pihak Kantor Pos Keliling ini menerima jasa pengiriman Paspor ke rumah.

Dengan tempo H+1 setelah Paspor jadi ; misalnya Paspor jadi dalam waktu 5 (lima) hari, maka pada hari ke 6 (enam) Papsor akan diantar ke rumah.

Adapun biaya / ongkos pengiriman akan disesuaikan dengan jarak lokasi, kebetulan kami mendapat biaya Rp 15.000 (lima belas ribu rupiah) dan ditambah biaya materai Rp 6.000 untuk pengisian surat kuasa pengambilan Paspor.

Kurang lebih 2 jam kami menjalani pengalaman pertama proses pembuatan paspor ananda, kami pulang dengan mengharap dan menunggu Pak Pos untuk datang ke rumah.

20180305_212223.jpg

 

Terima kasih Ya Rabb, terima kasih suami dan anak2, terima kasih kepada semua petugas Kantor Imigrasi, terima kasih kepada seluruh jajaran petinggi dan pihak terkait yang sangat mensupport kelancaran proses pembuatan Paspor Indonesia, semoga bisa terus meningkatan bakti untuk negeri, juga mempertahankan amanah ini dan semoga semua budi baik berbalas Syurga.. Aamiin

 

Advertisements

2 responses to “Pembuatan Paspor Anak Melalui Antrian Paspor Online Di Surabaya

    • sama- sama mba Ria, terimakasih, akhirmya paspor kami terima melalui Pak Pos pada hari Senin nya – jadi betul seperti yang tertera di jadwal antara 5 sp 7 hari .. salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s